Jumat, 18 November 2016

Tentang Core i3, Core i5, dan Core i7

Mengenal Perbedaan Processor Intel Core i3, Core i5, dan Core i7
Melihat perkembangan teknologi komputasi saat ini benar-benar membuat kepala saya pusing. Perkembangannya sangat cepat. Seperti contoh, bisa kita lihat pada perkembangan teknologi processor keluaran intel. Setelah masa keemasan Intel Pentium berakhir dengan ditandainya lahirnya Intel Dual Core teknologi processorpun terus bergerak dengan cepat. Bahkan kalau kita tidak selalu mengupdate informasi pasti akan ketinggalan jauh tentang informasi teknologi processor ini.
Saat ini intel memiliki tiga processor terbaru dengan kode Core i3, i5, i7. Bahkan menurut kabar, intel juga sudah melahirkan intel Core i7. Wah, processor seperti apa lagi ini. Seperti apa teknologi terbaru yang diusung oleh processor intel ini, dan apa kelebihannya dibandingkan dengan processor pendahulunya? Mari kita simak ulasan dibawah ini.
Saat ini notebook terbaru yang memakai processor Intel sudah mulai memakai keluarga Intel Core i. Ada yang dinamakan Core i3, Core i5, dan Core i7. Ketiganya adalah pengganti resmi dari jajaran processor Intel Core2 (Core 2 solo, Core2 Duo, Core2 Quad). Perbaikan apa saja yang ditawarkan dengan jajaran Core I ini? Kami akan coba jelaskan sesederhana mungkin mengenai jajaran baru processor notebook ini.
Nehalem
Semua prosesor Intel dengan nama Core i dibangun dengan dasar arsitektur yang diberi nama Nehalem. Secara sederhana, arsitektur baru ini menawarkan peforma yang lebih tinggi dengan pengaturan konsumsi daya yang jauh lebih baik. Ada beberapa hal yang merupakan keunggulan dari arsitektur Nehalem secara umum, jika dibandingkan dengan arsitektur Core sebelumnya:
Penggabungan komponen
Pada Nehalem, ada beberapa komponen yang digabungkan menjadi satu di dalam prosesor. Hal yang paling penting adalah penggabungan pengendali memori (RAM) ke dalam prosesor. Sebelumnya, pengendali ini terletak di luar prosesor. Dengan dimasukkannya pengendali memori ke dalam prosesor, kecepatan aliran data antara prosesor dan memori menjadi lebih tinggi. Pada prosesor Core i3 M, Core i5 M, dan Core i7 M, Intel bahkan memasukkan VGA-nya ke dalam prosesor. Hal tersebut tentu saja membuat kemampuan VGA menjadi lebih baik dibandingkan VGA onboard terdahulu.
Efisiensi daya, maksimalisasi performa
Pada Core2 Duo (prosesor dengan 2 inti prosesor/2 core), jika kecepatan prosesor adalah 3 GHz, itu berarti kedua inti prosesor bekerja dengan kecepatan 3 GHz. Saat prosesor beristirahat, keduanya akan turun kecepatannya secara bersamaan juga.
Hyper-threading(HT)
Tahukah Anda bahwa sebuah inti prosesor tidak selalu “dipekerjakan” secara maksimal? Sebagai analogi, anggap sebuah prosesor dengan dua inti (dual core) adalah sebuah ruang dengan dua orang di dalamnya. Pada saat satu orang diminta memasak, kedua tangannya akan bekerja. Akan tetapi, orang ini sebenarnya masih bisa menerima telepon sembari memasak, bukan? Hal yang sama terjadi pada inti prosesor. Ada bagian-bagian dari inti prosesor tersebut yang tidak terpakai saat sebuah perintah diberikan padanya. Penyebabnya adalah perintah tersebut mungkin memang tidak memanfaatkan bagian tertentu dari prosesor. Lalu, bagaimana caranya kita bisa memanfaatkan bagian yang tidak bekerja tersebut? Intel menamakan teknologi pemaksimalan kerja prosesor tersebut dengan nama Hyper-threading (HT)  


0 komentar:

Posting Komentar